Sangatlah menjengkelkan
jika komputer kita terkena serangan virus. Apalagi sekarang
ini yang lagi trend aalah Virus Shortcut. Virus ini termasuk
kedalam golongan virus .vbs. Walaupun virus ini tidak begitu
berbahaya, namun kita juga harus tetap waspada karena virus ini akan
mengakibatkan kerja komputer menjadi berat. Virus ini dengan
cara membuat file ” autorun.inf, dekstop.ini, fanny.bmp, thumb.db,
serta file shortcut yang berextensi .lnk “
pada setiap drive dan folder. semakin banyak Folder didalam komputer kita, maka
akan semakin banyak pula shortcut yang dibuat oleh virus ini.
Langkah-langkah untuk mencegah atau paling tidak
menguranginya adalah sebagai berikut ;
- Matikan
terlebih dahulu System Restore pada semua drive ( My Computer,
Properties, System Restore, beri centang pada Turn off
System Restore on All Drives
- Matikan
proses “wscript.exe” (Task manager. services, wscript.exe,
klik kanan pada wscript exe, end process/end
process tree)
- Buka windows
explorer, klik menu “Tool” lalu pilih “Folder
Option”, selanjutnya pada tab “View” klik “Show
hidden files and folders”, hilangkan tanda contreng pada “Hide
extensions for known file types” dan hilangkan juga tanda
contreng pada Hide protected operating system files. Klik
OK.
- Klik
tombol “Search”, Klik All Files and Folders, Pada bagian All
or part of the file name ketik : Autorun.inf,
pada bagian Look in klik “My Computer”, lalu beri centang
semua pada bagian More Advanced Options lalu hapus semua
file yang telah ditemukan.
- Setelah
Proses pada No. 4 selesai, lakukan proses sama seperti No. 4. Tapi pada
kolom All or Part of the file name di isi dengan Dekstop.ini.
Hapus juga file ini.
- Setelah
Proses pada No. 5 selesai, lakukan proses sama seperti No. 4. Tapi pada
kolom All or Part of the file name di isi dengan *.lnk
>>>( LNK bukan ink ). Hapus juga file ini. tapi kamu harus
hati-hati jangan sampai salah menghapus, Ciri dari shortcut folder yang
dibuat oleh virus yaitu ketika kita menunjuk folder tersebut maka akan
muncul link dari shortcut tersebut yaitu ke arah windows/system32,
itu adalah shortcut yang harus kita hapus
Ciri-ciri komputer yang terinfeksi oleh virus yuyun adalah
sebagai berikut:
1.Muncul banyak folder dengan nama yang sama (disetiap folder dan subfolder di
Direktori C: ) atau membuat duplikat folder lain yang memiliki nama yang sama
tetapi berektensi .lnk dan bertipe shortcut juga mempunyai link ke
windows/system32
2.Muncul file wscript.exe di folder Windows/Sytem32
3.Muncul pesan eror "Windows Script Host" setiap Start Up
4.Muncul pesan eror "Disk Is Not Ready" setiap Start Up
Penanganan terhadap virus ini bisa dilakukan dengan cara berikut:
1. Matikan sistem restore
2. Unchek 'Hide ektensions for known file types' dan 'Hide protected operating
system files' serta centang 'Show hidden files and folder' pilih apply dan ok
3. Masuk safe mode
4. Scan dengan Smadav terbaru(full scan)
5. Run>ketik gpedit.msc>User Configuration>Administrative
templates>System>dobel klik pada 'Don't run specified Windows
application' set menjadi enable>klik show pada 'List of disallowed
applications>ketik wscript.exe
6. Ketik msconfig pada Run>Start Up>unchek pada
"Explorer"="Wscript.exe //e:VBScript \"C:\Documents and
Settings\Administrator\My Documents\database.mdb\" dan
"WinUpdate"="Wscript.exe /e:VBScript \"C:\WINDOWS\:Microsoft
Office
7. Cari file thumb.db, autorun.inf, dan database.mdb(file induk virus) di
setiap folder dan subfolder di My Document dan hapus(dengan menggunakan
shift+Del) lalu tekan enter atau supaya lebih simple masuk ke command
prompt,ketik C:\del Microsoft.inf /s untuk menghapus file Microsoft.inf
disemua direktori C, jika ingin menghapus file thumb.db tinggal diganti nama
file tsb
8. Cari file wscript.exe di folder Windows/System32 dan hapus(dengan
menggunakan shift+Del)
lalu tekan enter
9. Restart komputer dan lihat hasilnya
Virus Shortcut – sempat bikin pusing juga
Beberapa hari yang lalu, teman saya ada yang
mengeluhkan komputernya terkena virus yang tidak mempan diperbaiki menggunakan
anti virus apapun. Setelah kontak teman-teman, ada yang menemukan solusi jitu
terkait dengan virus ini. Sebut saja nama virusnya VIRUS SHORTCUT, karena virus tersebut membuat shortcut dari
folder yang ada di hardisk. Namun shortcut tersebut jika dilihat property-nya
akan mengarah pada link virus yang bersarang di windows/system32. Teman saya
sudah berupaya mencari update berbagai macam anti virus termasuk yang selama
ini kami gunakan yaitu PCMAV dan NOD32 terbaru untuk menghilangkan virus ini.
Namun ternyata upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Dengan upaya
keras mencari berbagai informasi dari internet, akhirnya ditemukan solusi untuk
membasmi virus ini, meskipun dilakukan secara manual dan benar-benar menyita
waktu karena setelah berhasil menghapus virus, proses selanjutnya adalah
mencari (search) satu persatu shortcut tipuan tersebut dari harddisk dan
kemudian menghapusnya secara manual pula.
Adapun Ciri –
Ciri Virus Shortcut tersebut adalah:
Pertama-tama,
setelah menginfeksi komputer, dia akan membuat file induk database.mdb di My
Documents
Yang kedua
adalah virus tersebut akan membuat file autorun.inf di setiap drive harddisk,
flash disk, dan folder tanpa kecuali
Yang ketiga
adalah dia akan membuat file Thumb.db (hati-hati, perhatikan bahwa file ini
tanpa huruf s sedangkan thumbnail cache yang asli di komputer memiliki tambahan
huruf s alias thumbs.db) di setiap folder
Untuk memancing
korban, dia akan membuat file Microsoft.lnk dan New Harry Potter and….lnk di
setiap folder yang jika dieksekusi akan langsung mengaktifkan virus tersebut.
Seperti halnya
virus-virus lokal lainnya, dia akan membuat duplikat setiap folder namun kali
ini bukan dengan ekstensi .exe melainkan extensi .ink alias shortcut.
Pada task
manager terdapat proses services wscript.exe yang sedang berjalan. Dalam
kondisi normal, tidak ada proses seperti ini.
Langkah – Langkah pembasmian:
1. Matikan System Restore. Sejak dulu saya selalu
mematikan system restore segera setelah proses instalasi windows. Untuk
keperluan backup dan imaging system, saya lebih memilih menggunakan third party
seperti acronis ataupun Norton Ghost.
2. Matikan proses virus wsrcipt.exe (C:\WINDOWS\System32\wscript.exe)
Bisa menggunakan Process Explorer atau misc. tool pada HijackThis..
3. Hapus file virus database.mdb di My Documents..
4. Hapus file duplikat virus..
Untuk proses penghapusan, anda bisa menggunakan fasilitas search pada
Windows.. Pada “More advanced options”, pastikan option “Search system folders”
dan “Search hidden files and folders” keduanya telah dicentang.
Search file dengan nama autorun.inf ukurannya 8 KB
Search file dengan nama Thumb.db ukurannya 8 KB
Search file dengan ekstensi .lnk.lnk ukurannya 1 KB
Hapus semua file yang ditemukan..
Untuk lebih memudahkan proses pencarian yang sekaligus menghapus file yang
ditemukan, anda bisa menggunakan software UTool, sebuah freeware yang dapat
anda download secara gratis di SINI.
Program ini akan secara otomatis mencari dan kemudian menghapus file-file yang
diinginkan (lihat gambar).
5. Hapus registry Autorun yang dibuat virus dengan menggunakan HijackThis..
Cari di bagian HKCU\..\Run: yang berhubungan dengan file
database.mdb (pada gambar namun file database.mdb udah saya hapus)
Untuk lebih memantabkan proses pencegahan dan
melindungi komputer kita dari serangan virus lokal yang sangat memusingkan ini,
anda dapat melakukan hal-hal berikut:
1. Setelah proses instalasi windows, segera matikan system restore.
2. Install software third party misal Tweak UI atau Magic Tweak untuk
mendisable autorun dan mencegah teraktivasinya file-file .inf. Mungkin pada
Windows XP Professional, proses menon-aktifkan autorun bisa dilakukan dengan
mudah, namun pada versi Win XP Home, anda memerlukan software ini. Tambahan
informasi, program MagicTweak selain berfungsi menon-aktifkan autorn
dapat juga digunakan untuk mencegah dijalankannya file-file .inf File
autorun.inf yang biasanya merupakan awal dari berjangkitnya virus akan secara
otomatis diubah menjadi murni file txt alias notepad oleh program ini dan dia
tidak lagi bisa dieksekusi. Ini sangat membantu jika memang secara tidak
sengaja kita mengaktifkan atau mengeksekusi autorun.inf meski proses autorun
sudah didisable untuk semua drive (termasuk flash disk).
3. Setelah semua proses instalasi windows, driver, program, dan lain-lain
telah selesai, segera backup image system anda menggunakan software macam
Acronis True Image atau Norton Ghost, sehingga jika nanti ada masalah yang
tidak dapat anda selesaikan dengan mudah, anda dapat merestoreasi backup system
tersebut.
4. Jika perlu, instal juga Deep Freeze apabila komputer anda digunakan oleh
banyak orang, sehingga settingan komputer tidak akan berubah-ubah.
5. Update info: Ciri-ciri virus terdapatnya virus shortcut pada flashdisk
dapat diketahui dengan perbedaan icon flashdisk tersebut yang biasanya
berbentuk seperti icon drive menjadi berubah seperti icon folder. Jika menemui
icon seperti ini, berarti dalam flashdisk tersebut terdapat virus. Gunakan
explorer dan buka flashdisk lewat explorer (jangan klik 2x dari my computer)
dan hapus file autorun dan file2 tersangka virus lainnya secara manual dengan
menekan shift + DEL (supaya tidak tersangkut di recycle bin). Rata-rata virus
lokal dapat dicegah dengan cara manual seperti ini asalkan OPSI DISABLE AUTORUN
pada windows dan/atau MagicTweak telah diaktifkan, dan juga OPSI DISABLE .INF
FILE pada MagicTweak telah diaktifkan (lihat gambar).
Semoga informasi ini dapat membantu dan membuat kita lebih hati-hati jika
menemui virus-virus lokal. Jangan sampai kita menjadi korban dan pekerjaan kita
terbengkelai karena harus ngurusi virus
Ketika beberapa tahun atau bulan yangg lalu, seweaktu virus Brontok dan
variannya menyerang dan booming seantero Indonesia., termasuk juga khususnya di
Yogyakarta, banyak teman-teman saya yang kebingungan dan panik karena anti
virus ternamanya tidak mampu mendeteksi virus ini. Begitu pula selanjutnya
virus-virus lokal yang semakin menggejala di Yogyakarta
waktu itu. Dan ternyata saya pun kemudian mengalaminya, komputer saya akhirnya
terkena juga waktu itu (kalau tidak salah karena memang saya sengaja, pengen
membuktikan, he he he).
Saya sampai sekarang masih setia menggunakan Norton AntiVirus 2005 yang
masih terus saya update virus definitionnya tiap minggu, namun ketika boomin
virus lokal terjadi, norton saya pun tidak mampu mendeteksi keberadaan virus
tersebut. Dan beberapa kali pula virus lokal masuk ke komputer saya. Nah,
selama saya menggunakan Widows Xp, saya mempunyai trik paling jitu untuk
menghilangkan Virus atau membasmi Virus lokal ini secara cepat, mudah dan
gampang. Dan tips dan trik berikut selama ini selalu berhasil menyelamatkan
komputer saya dari kerusakan lebih karena virus. Apapun itu jenis virusnya.
Dari beberapa pembacaan saya mengenai cara menghilangkan virus yang saya
dapatkan dari internet seperti situs vaksin.com, saya sering kali malah tidak
melaksanakan anjuran yang diberikan di panduan menghilangkan virus. Seringkali
anjuran menghilangkan virus yang diberikan oleh beberapa situs antivirus malah
menyuruh kita untuk mematikan fitur restore point dan masuk ke safe mode. Nah
dari situ kemudian kita berusaha menghilangkan virus secara manual. Ini
tentunya memerlukan keahlian lebih dan sering kali melelahkan serta memusingkan
buat para pemula seperti saya.
Lalu apa yang saya lakukan. Saya sering kali mencurigai komputer saya
apabila terkena virus. Komputer saya bekerja tidak seperti biasanya alias
menjadi sangat lambat atau bisa juga saya mendapati file-file tertentu yang
sangat mencurigakan. Biasanya file-file tersebut berekstensi .exe. Contohlah
kasus brontok yang iconnya sama dengan folder Windows XP namun memiliki file
tipe application dan berekstensi exe. Ini hanya merupakan salah satu contoh.
Saya kok yakin, jika anda sudah cukup mengenal sang komputer yang menemani
hampir tiap minggu kegiatan anda, suatu perubahan kecil yang tidak biasa yang
terjadi di komputer anda bisa anda ketahui.
Baru seminggu ini saya juga terkena virus yang saya tidak tahu apa
sesungguhnya, bahkan namanya saja tidak tahu. Anti virus saya tidak mampu
mendeteksi. Ini karena saya mendownload file dari suatu situs hacking,
bentuknya zip file. Ketika saya ekstrak tidak terjadi apa-apa, namun ketika
file tersebut ingin saya coba jalankan dan kemudian saya klik dua kali, eh
ternyata tidak muncul apa-apa. Malah kemudian kerja prosesor saya selalu lebih
diatas 80%. Hasilnya komputer saya melambat. Walaupun tidak ada file yang
dihancurkan karena virus ini namun dengan infeksi yang mempengaruhi kerja
prosesor saya –yang memang sudah kecil–, hal ini membuat saya semakin tidak
nyaman.
Karena saya pikir virus ini sudah masuk ke memori, saya matikan saya secara
manual (Tidak lewat shut down tapi langsung saya matikan dengan memencet tombol
power lama). Dalam pemikiran saya mungkin dengan cara ini virus tersebut bisa
hilang dari memori dan ketika dinyalakan virus tidak jalan lagi.
Sayangnya, cara yang sering saya lakukan terhadap virus yang sering
menginfeksi memori ini tidak berhasil. Biasanya dengan cara langsung mematikan
secara manual kerja virus bisa berhenti dan kita tinggal mendelete virus
tersebut (pake shift delete, bukan delete biasa). Kemudian cara terakhir saya
yang telah sering saya gunakan untuk mengatasi segala macam virus saya lakukan.
Saya matikan antivirus saya. Kemudian pergi ke applikasi:
Start >> All Programs >> Accessories >> System Tools
>> System Restore
Inilah yang biasa saya lakukan jika saya telah kehabisan akal mengatasi
virus. Sedikit catatan mengenai System Restore. System Restore merupakan sebuah
fungsi untuk mengembalikan settingan anda seperti semula seperti waktu
penggunaan yang anda pilih. Setiap anda menginstal atau uninstal software,
biasanya System Restore akan menyimpan Settingan lama anda sebelum anda
mengistal atau uninstal software tersebut. Dengan cara ini setiap ekstensi exe
atau aplikasi apapun yang terinstal sesudahnya akan dihapuskan atau
dihilangkan. Termasuk Register Windows anda akan kembali seperti semula. Hal
inilah yang bisa membikin virus hilang dari komputer anda.
Dengan cara ini anda tentunya tidak mengharuskan adanya instalasi antivirus
di komputer anda. Akan tetapi seringkali ada beberapa virus yang secara
otomatis mematikan fungsi restore point ini. Jika ini terjadi lakukan shutdown
manual lewat tombol power atau cabut aja kabel anda, atau matikan listrik
istilahnya (dengan resiko kemungkinan ada file yang rusak, tapi biasanya tidak
terjadi kok), lalu boot dari safe mode dan restore dari sana ke settingan sebelum terkena virus.
Biasanya berhasil kok, terutama untuk brontok selalu berhasil. Saya juga heran
brontok kan
sangat mudah dikenali secara visual kenapa kok bisa-bisanya terkena virus ini,
mungkin bagi yang pemula kali ya? Ah gak tahu saya.
Anehnya, saya jarang menemukan tips dan trik ini dikajian situs-situs
antivirus. Malahan mereka menyuruh mematikan fitur restore ini, kemudian dengan
cara yang lumayan rumit dijelaskan cara-cara menghilangkan virus tersebut
secara manual. Dan tentunya kemudian menyuruk kita lebih baik membeli dan
memakai antivirus mereka yang mereka nyatakan sudah bisa mendeteksi dan
menghilangkan virus tersebut. Mungkin ini merupakan trik bisni mereka sih.
Ohya, sekedar info. Akan lebih baik jika anda menyimpan dokumen anda pada
partisi hardisk yang berbeda, karena biasanya virus menyerang partisi C tempat
system windows anda bekerja. Dengan cara ini, jika komputer anda parah dan
tidak bisa dikembalikan karena terkena virus, anda cukup melakukan instalasi
ulang (format dan instal) windows anda kembali. Tentunya format dan instal di
partisi C. Dengan demikian data anda di partisi yang lain tidak hilang.
Demikian saran saya.

Virus think Point ini kalo
boleh dibilang cukup berbahaya, walaupun infeksi awalnya tidaklah terlalu
berat. Kalo boleh dibilang cukup ringan, tetapi memerlukan keterampilan dan
kehati – hatian juga dalam mengatasinya. Terkadang Antivirus ampuhpun belum
tentu bisa menyingkirkan Virus Think Point dengan sempurna, Malahan hanya
dengan menggunakan Aplikasi sederhana sangatlah ampuh menyingkirkan /
Menghilangkan Virus Think Point, dengan cara yang mudah pula.
Kali ini saya akan berbagi cara, Bagaimana Menghilangkan / menyingkirkan Virus
Think Point Dengan menggunakan aplikasi sederhana yang disebut dengan aplikasi
Combofix.
Tanpa perlu melakukan install ulang dan tanpa perlu juga harus
kehilangan data-data dalam computer kita. Saya sudah mencobanya langsung, dan
hasilnya 100% sangat manjur. Ramuan Obat kali…he….
Adapun langkah – langkahnya Sebagai berikut :
Langkah 1 => matikan computer
Saat computer terkena Virus Think Point, computer memang tidak akan bisa
dimatikan atau dengan kata lain, tidak akan bisa di shut Down, kalaupun kita
tekan tombol power lama, itu hanya akan membuat computer menjadi standbay(
tidak mati ). Jadi hal yang perlu kita lakuakn adalah mencabut catu daya, ya
boleh dibilang mematikan secara paksa.
Langkah 2 => Hidupkan computer
Setelah catu daya dicabut, coba masukan kembali dan tekanlah tombol power
sampai computer Hidup kembali.
Langkah 3 => Masuk ke Safe Mode
Sebelum boot windows muncul, tekan tombol F8 di keyboard berkali – kali sampai
muncul beberapa deret menu dengan background berwarna hitam. Dan carilah
tulisan Safe Mode With Network. Computer akan hidup dalam mode safe mode.
Langkah 4 => Buka Browser kesayangan anda
Buka Browser kesayangan anda, dan mulailah mencari tool yang disebut combofix,
setelah ketemu, download dan simpan dimanapun anda mau, saya sarankan untuk
menaruh di desktop, biar mempermudah perbaikan.
Langakah 5 => Jalankan combofix
Klik 2 kali tool yang di download tadi, pada awalnya combofix akan membuat
restore poin, untuk memperkecil kemungkinan kerusakan system, kemudian kita
tinggal menunggu sampai computer kita direstart secara otomatis oleh kombofit.
Setelah computer hidup kembali, selesai sudah, dan hasilnya sangat mengejutkan,
Virus think point sudah hilang, dan tidak ada bekas lagi. Gampang Bukan…?
Semoga bermanfaat…!!!!
Remove Virus / worm W32.Downadup.B
Seperti yang kubahas di
Worm Windows Server
Service RPC tentang serangan virus / worm yang menyerang computer dan
terutama sangat fatal akibatnya jika computer dalam suatu network , yang akan
mengakibatkan
Microsoft Windows Server
Service RPC akan melakukan shutdown. Maka sekarang
ini, di computer network kembali muncul varian baru dari w32.downadup yaitu
w32.downadup.b
. Virus / worm ini mempunyai ciri-ciri penyerangan yang sama dengan
adiknya yaitu downadup, tapi terasa lebih menjengkelkan !!! Computer pada saat
login ke domain kadang mouse akan hilang, respon terhadap network sangat
lambat, trafik network sangat tinggi, dan hang.
Apa w32.downadup.b itu ?
W32.Downadup.B
Risk Level 2 : Low
Discovered : December 30, 2008
Updated : December 31, 2008 9:58:37 AM
Also Known As : Worm : W32/Downadup.AL [F-Secure], Win32/Conficker.B [Computer
Associates], W32/Confick-D [
Sophos], WORM_DOWNAD.AD
[Trend]
Type : Worm
Systems Affected : Windows 2000, Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows
NT, Windows
Server 2003, Windows Vista,
Windows XP
W32.Downadup.B is a worm that spreads by exploiting the
Microsoft Windows Server Service
RPC Handling Remote Code Execution Vulnerability
Dari process diatas terlihat bahwa, downadup tidak hanya patch RPC
vulnerability di memory, tetapi mengunakan patch ini untuk memcoba recognize
incoming exploit dari Downadup lain yang terinfeksi. Worm selalu menganalisa
incoming shellcode dan checks apakah sama dengan exploit shellcode nya sendiri.
Jika shellcode sama, akan menginformasikan kembali kepada computer lain yang
terinfeksi untuk extract shellcode. Ini “back connect” menggunakan HTTP
protocol, tetapi menggunakan random port. Downadup dapat men transfer multiple
payload files. Semuanya ter encrypted (digitally signed) dan mempunyai header
file identifier dan date timestamp. File identifier memperbolehkan worm untuk
check dan update. Date timestamp digunakan expiration date dan jika expiration
date akan dilakukan discard. Payload files akan menyimpan registry dan provided
ketika peer lain request padanya dan payload files akan maintained reboot.
Payload files dapat tersimpan di disk dan execute atau load direct pada memory.
Remove W32.Downadup.B
Jika anda menggunakan network atau connect ke
internet,
seperti DSL atau cable modem, disconnect computer dari network dan Internet.
Disable atau password-protect file sharing, atau set share file ke Read Only,
sebelum reconnect computer ke network atau internet. Hal ini disebab worm ini
menggunakan share folder pada network computer. Untuk mencegah worm tidak reinfect
computer setelah di remove.
Symantec.com mengeluarkan removal tool
untuk mengatasi downadup ini yaitu :
W32.Downadup Removal Tool
Discovered: January 13, 2009
Type: Removal Information
This tool is designed to remove the infections of:
Download
Removal Tool
Silahkan
download removal tool tersebut dan jangan
lupa update
antivirus anda dengan update yang terbaru.
Aku anjurkan, anda menggunakan antivirus
symantec untuk
mengatasi virus ini. Dan sampai saat postingan ini muncul banyak antivirus yang
belum mengenali / salah mengenali worm ini.
Artikel lain yang berhubungan :
Artikel Remove Virus / worm W32.Downadup.B yang terkait di situs
lainnya:
W32.Downadup.B Virus Solution and Removal
W32.Downadup.B is a worm that propagates and infects
computers by W32.Downadup.B with MalwareByte's AntiMalware Remove
W32.Downadup.B with Standard Virus Scan
http://www.precisesecurity.com/threats/worms/w32downadupb/
W32.Downadup.B Symantec
Remove W32.Downadup.B Symantec Security Response provides
WormW32Downadup.AL FSecure Win32Conficker.B of Rapid Release and Daily
Certified virus
http://www.symantec.com/security_response/writeup.jsp?docid=2008-123015-3826-99
How to Remove the W32 Downadup B Virus eHow.com
How to Remove the W32 Downadup B Virus. W32.Downadup.B is a
worm that secretly installs on your computer and spreads through network shares
with weak password protections
http://www.ehow.com/how_6834074_remove-w32-downadup-virus.html
W32.Downadup Symantec
Remove W32.Downadup Symantec Security Response FSecure
Conficker.A Panda Software NetWorm W32.Downadup.B W32.Downadup.C W32.Downadup.E
Antivirus
http://www.symantec.com/security_response/writeup.jsp?docid=2008-112203-2408-99
How to Remove W32.Downadup.B Uninstall W32.Downadup.B virus
How to Remove & uninstall W32.Downadup.B. Removal
instructions for W32.Downadup.Bto get rid of or Trojan infects a computer
System Restore may back up the virus worm
http://webtoolsandtips.com/malware-files/how-to-remove-and-uninstall-w32downadupb-w32downadupb/
How to remove W32.Downadup.B worm removemalware.net
and automaticmanual removal of W32.Downadup.B worm. How to
remove W32.Downadup.B worm. Malware Description I have a W32.Downadup.B virus
worm allerst. I want to
http://remove-malware.net/how-to-remove-w32downadupb-worm/
How to remove W32.Downadup.B wormvirus or whatever from my
I think my laptop is infected with this virus or w…
http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20090110220615AAYMxQ4
W32.Downadup.B worm W32.Downadup.B worm symantec
Hi all our network has a worm spreading
aroundW32.Downadup.B. Symantec Endpoint Protection you should try to run the
online scanner to identify and remove the virus
http://www.experts-exchange.com/Virus_and_Spyware/Anti-Virus/Desktop_Anti-Virus/Q_24025914.html